Zahra
Zahra
  • Beranda
  • Tentang
  • Disclaimer
  • Topik
    • School
    • Story
    • Life
    • Kuliner
    • Travel
    • Religion
  • Peta Blog
  • Kontak

School

Story

Life



"Ka..."

(Ra pun menengok ke samping dan ia pun sontak kaget, mereka saling berpandang pandangan.)

" Sini saya bantu kak."

    Ia adalah seorang Pria memakai baju berbaret lengkap Pramuka, tinggi, dan berkulit putih

               (Ia tersenyum pada Ra.)


"Eh engga usah, bisa ko sendiri." Kata Ra sambil berusaha mengambil air dari sumur.


      (Pria itu terus memperhatikan Ra, ia                            terlihat cemas.)


"Sini ka saya bantu, gpp ko." Kata Pria itu sambil tengkurep dan mengambil ember yang ada ditangan Ra.


Ra pun berdiri dan membersihkan bajunya dari kotoran, dan ia memperhatikan Pria itu.


      Setelah Pria itu berhasil mengambil                 air, iapun berdiri dan berkata.


"Ini ka airnya, hati hati berat." Kata Pria itu sembari menyerahkan ember berisi air.


(Ra yang hanya bisa diam dan senyum tipis padanya.)


"Owh iya kak saya pergi dulu ya, ada yang harus saya bantu lagi." Kata Pria itu pamitan pada Ra.


"Eh bentar..." Kata Ra menghentikan langkah pria itu.


(Pria itupun menoleh) "iya kak?" Ucapnya.


"Makasih ya udah bantu, owh iya boleh tau nama kamu?" Kata Ra, sambil mengarahkan tanganya kepada Pria itu.

            "Nama saya Mi.." Ucapnya.


"Mana si air, panas woi, siapa si yang ngambil air." Kata milda teriak.


"Sabar kali, lagi diambil sama si Ra, mungkin berat jadi lama." Kata Gegep yang lagi ngebersihin area tenda.

"Owh yaudah makasih ya" Kata Ra.
Mi hanya senyum dan kemudian lari.


(Beberapa menit kemudian Ra datang ke area tenda.)


"Ra.. Ra, lama banget." Kata Milda.


(Ra bengong, tak tau apa yang sedang dipikirkannya.)


"Woi!.." ucap Milda keras.


" Eh apa, lama? Yaudah si yang penting udah ada kan." Kata Ra terbata bata.


"Eh ayo ahh keburu DP yang menyebalkan itu datang." Kata Jihan.


(Semua pun bergerak, bekerja apa yang sudah menjadi tugasnya masing masing.)


(Tak lama tendapun jadi, mereka mengangkat semua barang bawaan mereka ke dalam tenda)


"Udah siap tendanya?" Kata DP, tiba tiba datang pada tenda mereka. 

    (Dan mereka sedang menyirami tenda dengan air.)


"Jeleu atuh ku mata, tong ku bujur" kata Milda bisik.


"Heeeeee.....hhhhhh" kata mereka ngakak.


"Udah Siap ko, liat ini tenda ya, bukan balandongan Jang kawin, please deh" Kata Milda.


        "Hhhhhhhh" merekapun tertawa.


DP hanya terdiam lalu berkata.
"Ambil makanan di pos guru, cepet!" Kata DP.


"Kenapa gak diambilin sama kamu aja?" Kata Gegep berani.


"Dih ko nyuruh nyuruh saya, kalian siapanya saya." Kata DP.


"Lah lu juga kenapa nyuruh nyuruh, lu siapa, Mak gue?" Kata Milda nantang.


     "Hhhhhhhhhh" mereka tertawa lagi.


"Saya catet ya kalian, nilai kalian bakalan saya kurangi!" Kata DP ngancem.


"BO DO...(terpotong)" Kata mereka.
Dan tiba tiba semua orang berkata. 

(Semua orang teriak) "A MAT! HAHAHHA" ~~

"Panik gak panik gak, PANIKLAH MASA ENGGAK HHH" Kata Nabilah.


(DP itupun pergi dari area tenda sembari lari.)


"Lu aja Ra ambil makan di pos." Kata Jihan.


"Dih gk mau ah jauhh, gw gk kuat cape." Kata Ra.


"Yaudah nanti aja, kita masuk kedalem tenda dulu istirahat." Kata Jihan.


        Merekapun masuk bersamaan....


          (Beberapa detik kemudian....)


"Aaaaaaaaa.......  Gk GK GK!!!" kata mereka sembari bergegas keluar tenda.


        Tetangga tenda pun kebingungan
               Dan ada yang bertanya
"Kenapa?"~~




Bersambung......





" Stop Stop! "
" Ada apaansi. " Ucap Mereka.
" Owh ada DP ada DP. " kata Ra.
" Kelas 9 sampe sini aja, turun!" Kata DP
" Wih selow dong, iye iye nih turun." Kata Ra.

Merekapun turun dan mengangkat barang barangnya dari mobil. Sesudahnya mereka selesai dengan barang barangnya, DP menyuruh mereka untuk baris.

 "Ayo baris 2 JAJAR!" Kata DP.
Merekapun bergegas menuruti apa yang dikatakan DP.

" Kalian tau gak si 2 jajar, ini BUKAN 2 JAJAR PERBAIKI CEPAT! " Kata DP.

" Iya yehhh tolol ini bukan 2 jajar." Kata Mereka mengeledek ke DP.

Merekapun bergegas memperbaiki apa yang DP perintahkan. Setelah mereka baris dengan benar, mereka di suruh untuk laporan ke DP.

" Sok Laporan." Perintah DP.

" Gimana anjirr laporan kek gimana, laporan mo dagang?" Bisik Gegep.

" Ayo cepetan, KALIAN MAU NGAPAIN KESINI!." Kata DP

" Ya mau kemah lah masa mo ngelonte." Bisik Melinda.

"Hahahha" mereka ketawa bisik.
" Ayo Malah DIEM, MO NGAPAIN KE SINI, MAU PINDAHAN!?" Tegas DP.

" Punya mulut gak si." Sambung DP lagi.
" Lagi sariawan ey gak bisa ngomong." Kata DP yang lain nyindir mereka.

  (*Klw bukan manusia gw tonjok lu anj*)
                  Kata Ra dalam hati.

" Hahahha pen ketawa liatnya njir, sini 
sini."  Kata Ki (Pratama DP)

Merekapun menghampiri Ki dan mereka langsung berbaris dengan rapih.

" Gini nih laporanya, lapor kami dari kelompok ini kelas ini siap mengikuti perkemahan, gitu sok." Kata Ki Pratama DP.

" Kami dari kelompok mawar kelas 9C, siap mengikuti perkemahan, Laporan Selesai." Kata Jihan.

" Laporan diterima, sok jalan keatas sampe tenda, turutin peta jalan, nanti ada yang ngarahin kok, semangat." Kata Ki Pratama DP.

Merekapun senyum dan langsung menelusuri jalan seperti apa yang dikatakan DP tadi. Diperjalanan mereka mengoceh satu sama lain.

" Geleh bet pen di unyek unyek tuh DP yang perempuan, sumpah 
Pratama (Ketua) nya aja baik, kenapa mereka malah yang marah marah, dih apaan." Kata Gegep.

" Aneh asli, dari awal gak diajarin laporan lah tiba tiba suruh laporan tolol, tuh kaya Pratama nya ngasih tau dulu inimah malah marah² gk jelas, orangteh tolol." Kata Milda.

" Udah udah ayo kita cepet cepet ke tempat tenda, sumpah berat bet ini barang." Kata Jihan.

" Belum ngebuat tendanya lagi." Kata Ra.
" Eh iya." Sambung Nabila.
" Ayo cepetan lari." Ucap Nabilah.

Merekapun lari dan sampai di pos pembagian Tenda.

" Nama kelompok? " Tanya DP.
" Mawar kelas 9C" Kata Ra.
" Inih tendanya, segera buat ya semangat." Kata DP.

Mereka tak menjawab, mereka malah bergegas lari ke tempat tenda, sesampainya di tempat tenda, mereka mencari tanah bagian kelompok mereka, dan Acid menemukan tempat kelompok mereka, merekapun segera membangun tendanya.

" Hey tempat kita disini, ayo bikin tendanya." Kata Acid.

Merekapun bergegas untuk membuat tenda, ada yang mencari air untuk melunakkan tanah, ada yang mempersiapkan patok dan tambang untuk tenda, dll.

" Eh ini airnya cukup gak segini." Kata Ra.
" Kurang Ra ambil lagi." Kata Milda.
" Owh oke bentar." Kata Ra.

Ra pun berbegas mencari air lagi, dan akhirnya ketemu air.

" Aduh dalem bet, bismillah " kata Ra sambil badannya tengkurep mengambil air dari sumber air yang dalem.

"Ka..."

Ra pun menengok ke samping dan ia pun sontak kaget, mereka saling berpandang pandangan.

" Sini saya bantu kak."













Bersambung........








" Sebenernya......." Ucap Acid.


" Ape..." Kata Ulipi.


" Sebenernya apa Cid." Sambung Zalik.


" Kagak, Sebenernya gw laper, yo jajan ke kantin." Jawab Acid.


" Yehh kirain ape dasar." Kata SIBA.


     (Merekapun pergi ke kantin sekolah)


<Dikelas>
" Gep kamu udah ngegambar" tanya Nabilah.

" Ya jelas sayamah sudah." Jawab Gegep bangga.


" Mana coba liat." Kata Nabilah penasaran.


" Bentar." Kata Gegep sambil mengeluarkan buku gambar dari tas nya.


" Nih. " Sambungnya lagi sambil memperhatikan hasil gambarnya ke Nabilah.


               (Nabila menahan tawa)


"Hahahahhahahha" Jihan.


"Hahahhahah" Nabilah pun tak tahan dan 

nabilapun ikut tertawa.


"Naha si." Kata Gegep bingung.


                             Trjmah :
                      ( " Kenapa si " )


" Dua anggur disatuin anjirrrr bukan ini."
Kata Nabilah.


"Ahhahahahhaha gak kuat anjir sakit perut gw." Kata Jihan.


" Ya ini bener dua anggur disatuin." Kata Gegep ngeyakinin Nabilah.


" Buahhhh anjirr bukan Behaaa, warna pink lagi anjirrr ngakak ya Allah." Kata Nabilah.


         [  Yang digambar Gegep   {👙} ]


" Hidup itu harus beda sama yang lain, jadi gw mau beda sama yang lain." Tegas Gegep.


" Gak gitu konsepnya Jubaedah😭" Sambung Jihan.


"HAHAHHAHAH" Jihan dan Nabilah terus tertawa.


" Ish apaansi harusnya lu muji karya gw, eh malah ketawa elah, udah ah gw masukin lagi karya terhebat gw, orang syirik mah beda emang, karena gambar gw bagus kan lu pada syirik, ngaku aja lu." Kata Gegep.


" Ya maap, bagus gep bagus banget, bagus banget anjirrr hebat hebat. Anggur ya disatuin ya mantap bagus." Kata Nabilah sambil nahan ketawa.


Jihan yang daritadi tawanya belum berhenti pun menepuk pundak Nabilah, dan Nabilah pun kembali tertawa lagi


" Anggur disatuin Bil hahahhaha" kata Jihan 


"Hahahhahhaa" Jihan dan Nabilah.


<Pagipun tiba dan bersiap untuk kemah>


            (05.06 di grup WhatsApp)

Nabilah : (woi kita jadi ya nyewa mobil)
       Ra    : (Yoi)
Nabila   : ( kumpulnya dimana? )
Nabilah : ( di taman kota)
  Jihan   : (Woke)
Gegep   : ( Jangan lupa bawa peralatan                         yang sudah dibagi masing² )
       Ra   : (Asyap)
     Acid  : (ok)
    Milda : ( jangan lupa bawa make up )
   Jihan  : ( owh pastinya wkkwk )


<Jam 7 pun tiba>
Mereka pun sudah berkumpul di tempat yang sudah disepakati, tapi satu yang belum datang, yaitu Ra.


"Mana si Ra, sumpah daritadi belum datang datang." Ucap NabilaI


"Iya kek nya kesiangan deh." Kata Gegep

"Coba WA" Kata Jihan.


              (07:30 di grup WhatsApp)

Nabilah : ( Ra lu dimana Anjir )
    Jiha   : ( Cepetan oi )
       Ra   : ( Bentar² )
       Ra   :  Mengetik....
       


" Noh noh dia lagi mengetik, lama bet ngetik nya anjirr, Ra Ra dasar."  Kata
Nabilah.


               (08.12 di grup WhatsApp)
     Ra     : ( Bentar oi santai aja kali baru
                   jam 8 kurang, jemput gw
                   sekarang gw di depan taman
)
Nabilah : ( Otw gw kesana. )


Nabilah pun berlari menemui Ra didepan Taman. Nabilah melihat Ra sedang menurunkan barangnya dari motor sang Ayah, dan Ayahnya Ra pun kembali pulang, dan Nabilah pun berbegas menemui Ra.

" Ra ayo cepetan lu lama anjir dari tadi kita nunggu, 1 jam lebih anjirr, tadinya lu mau kita tinggal." Kata Nabilah mengoceh kepada Ra.


"Parah bet kalaw gw ditinggal, tolongin dong bawa satu." Kata Ra.


Nabilah pun membantu Ra dan segera mengarahkannya pada mobil, dan merekapun menaiki mobil. Setelah mereka naik mobilpun jalan menuju tempat kemah Sekolah.


" Lu lama banget anjirr habis ngapain si. " Tanya Acid.


" Biasa arisan. " Jawab Ra


" Hadehh Ra.. Ra.." Sambungnya lagi.


"Eh peralatan udah lengkap kan gak ada 

yang ketinggalan?, Lu pada pada bawa kan yang gw suruh." Tanya Gegep.


" Iye Udeh." Kata Mereka.


< 1 jam kemudian tiba di pintu gerbang Perkemahan >

Setelah mobil masuk tiba tiba di tengah jalan 


" Stop stop! "








Bersambung.....



" Indah ya Pi waktu itu, kenal dengan tak disengaja, tapi hancur dengan sengaja."
Kata Ra pada Ulipi yang sedang duduk santai di depan kantin sekolah.

" Hehe iya ya ra waktu sangat cepat tapi luka belum sempat pulih. " Katanya

Ra rindu masa masa itu, begitu lugu dan bego, manusia beku yang hampir Ra cairkan pun akhirnya menjadi api yang membakar perasaannya, tapi taapa cukup sampai disini Ra mendoakannya dan dan cukup sampai disini Ra mencintainnya.

" Oi ra lu bawa koran, terus bawa karpet ye." Kata Gegep kepada Ra sambil mengamati buku kecil yang sedang dipegangnya, berisi daftar daftar list barang.

Dan Ra yang sedang memainkan bus di hp nya tak memperhatikan apa yang diucapkan Gegep.

"Oi ra!, denger gak si, budek ya lu, anak Bpk.Udin Bpk.Udin."


" Eh iya iya apa, apa gep apa gep."
Kata Ra sambil terkejut.


" LU BAWA KORAN SAMA PENGEPEL! "
Ngegas Gegep

" Eh bentar apa apa? pengepel?, Woi lu mau ngepel dimana si tolol, ek ngepel jukut? AHHAHA. "  Kata Acid ketawa puas.


" Udah ngegas salah lagi, Karpet bego bukan pengepel HAHAHA." Kata Jihan tertawa puas dengan Acid.


"APA LU KATA GW TOLOL, GW BEGO!?, LU BERDUA YANG TOLOL AND BEGO." Kata Gegep kepada Acid dan Jihan.


" DIH LU YANG TOLOL BEGO." Kata Acid Dan Jihan.


" LU "


" LU BEGO "


" LU! "


Ra yang memperhatikan mereka bertiga pun pusing dan hanya bisa diam, Ra pun meletakan tangannya ke dahi.


Tiba tiba anak SIBA ( Ulipi Dea Zalik ) pun datang dan berdiri di depan pintu kelas
" Ra Cid! " Teriak mereka.


Ra pun menarik Acid yang sedang berdebat keluar kelas menemui SIBA


" Eh lu udah persiapan apa aja buat kemah? " Tanya Zalik


" Eh bentar, lu kenapa si cid muka lu asem banget anjirr kek tai onta asem. " Kata Dea ketawa kecil.

" Eh emang lu pernah ngerasain tai onta?" Bisik Zalik ke dea dengan polosnya.

" Usttt udah diem aja" Bisik Dea.

" Biasalah udah perang dunia. " Kata Ra

" Wih hebat ey menang gak menang gak?, ayo kita dukung acid." Kata Ulipi.

Ra, Dea, Ulipi, dan Zalik pun menempelkan tangannya ke dada masing masing sambil membentuk kali, dan mereka berkata.


" Acid Acid Acid Acid "


" Pasti menaaaaanggg"


" ACID.....!"


" HUAHUAHUA ACID MENANG."


"ACID...."

Acid yang sedang kesalpun keheranan dengan tingkah laku mereka.


" STOOOOOPPPPPPPPP ANJ, GELO SIAH" kata acid.

Tiba tiba ada yang berteriak
"Nja...... "

SIBA (Ulipi, Acid, Zalik, Dea, Ra) pun sontak nengok ke arah orang yang berteriak itu. Ternyata Suara itu dari bawah.


" Saha si nu gogorowokan, eweh ka era." Kata Ulipi.

                             Trjmah :

 ("Siapa si yang teriak, gak punya malu.") 


Ra yang penasaran turun ke bawah dan melihat apa yang terjadi

"Hah!" Kata Ra sambil menutup mulutnya saking gak percaya apa yang telah dia lihat.

Ra bergegas naik tangga dan menemui sahabatnya yang sedang duduk di depan kelasnya.

" Cid cid wahh parah inimah gw harus cerita ke lu. " Kata Ra sambil tergesa gesa.

" Bergegas apanya si, bergegas lu butuh pacar?, secara kan lu jomblo Ra. " Kata Acid.

" Ada apasi Ra. " Tanya Zalik pada Ra.

" Tau gak kan gw tadi kebawah, dideket ruang OSIS pacar lu cid si nja ihh anjir parahh pokonya." Kata Ra.

" Nja? Owh mantan." Ucap Acid selow.

" HAH!?" SIBA Bersamaan.

" Ya gw udah putus, dia yang mutusin gw." Jawab Acid.

"HAH!" SIBA Bersamaan.

" Woi sakitt kuping gw ah elahh, gw putus puas?" Katanya lagi.

" Eh bentar bentar lu kapan putusnya anjirr, wahh kagak bilang nih anak, boong kali lu." Kata Ulipi Kesal.

"Gw gak boong Tutung panci." Tungkas Acid.

" Pantes tadi si nja dipeluk ma cwe dan dia b aja diliat orang." Kata Ra

" WHATTT!!!?" SIBA Bersamaan.

" Lu Bohong kan?" Tanya Acid dengan nada gak gak percaya.

" Bneran anjirr, gw kaga akan tega bilang gini klw ini boongan bege." Tungkas Ra.

" Ihh sumpah tuh orang kek gak ada dosa njir." Kata Dea.

" BIASALAH " Kata Ra.

"Gw gk bisa lupain dia, gw gk bisa pokonya, dia mutusin w tanpa alesan yang pasti." Kata Acid tatapanya trs kedepan tanpa berkedip.

" Udah cid mau kita bantuin buat balik lagi?,Mau gak?" Kata Dea.

            (Acid diam seribu bahasa)

"Sebenarnya......." 









Bersambung........





















   Sebelum kalian baca ceritanya, aku mau         kasih tau sosok orang yang banyak               pengaruhnya dalam cerita ini

                     Ayo kita mulai!

                 Jihan Salsa Febriyanti
           ( Kuningan, 25 Febuari 2003 )

" Dia anak pertama dari keluarganya, menurut Ra dia anak yang mandiri, btw ibunya sudah meninggal, dan dia tinggal dengan ayahnya dan 1 adik laki laki, dia pintar make up, masak, pokonya kalaw main sama Jihan gak jauh dari make up dan masak, orangnya baik, receh, kalaw nyindir nih beh nyantol trs di hati, cobain deh wkwkwk, dia udah punya loh hehe. "


                       Zalika Aurellia 
         (Kuningan, 17 November 2004 )

" Zalik itu lucu, pendek, orangnya riwehhh, dia anak ke 2 dari 3 bersaudara, ra dan dia udah bersahabatan lama, menurutku apapun mau dia pasti harus terkabul, btw dia udah punya pacar kwkkw. "


                 Gefira Minhatul Maula
             ( Kuningan, 26 April 2004 )

" Ni Gefira, Ra suka manggilnya gegep, gak tau kenapa panggilanya gegep, mungkin ingin beda saja hehe, ni lucu cabi, partner pulang sore sama main pas SMP, dia lumayan cuek, tapi dia paling suka ngeledek Ra tentang mi.., oyah dia juga udah punya mas pacar. "


                   Dea Sri Ainurrahma
            ( Kuningan, 15 Maret 2004 )

" Okeh ini Dea, mungkin dia yang paling insecure ran, dia orangnya gk percaya diri, baik baik bnget, udah lama bnget Ra kenal dia, dia juga salah satu sahabat Ra, dia mencintai seseorang tapi seseorang itu gk mencintai dia, Hay Dea kamu cantik jangan insecure. "


                   Nabilah Nur Rohmah 
             ( Kuningan, 04 Maret 2004 )

" Nabilah, ini kembarannya Nabila wwkwk mereka berdua kemana Manaa sama sama trs, orangnya baik, Ra sama dia pernah suka sama 1 orang yang sama wkwkkw, dia pernah pacaran sama temennya Mi, pokonya nanti kalian bisa nilai sendiri di cerita ini."



                       Afivah Dwi Putri
                       ( 08 April 2004 )

" Anggap saja ini Afivah, katanya dia tak suka berfoto foto, jadi anggap saja ini Afivah, Afivah ini sahabat Ra dari dulu bangett, suka dibilang ukhty, umi oleh anak anak SIBA, Ra sering banget nginep di rumah dia, orangnya receh, super baik, pencair suasana, penasehat, jenaka anaknya, tapi sayangnya dia suka dipermainkan perasaannya oleh seorang laki laki, anaknya gak suka punya perasaan lebih ke cwo, spesifik ke bodo amat, tapi sekalinya jatuh cinta bodo amat orang mau bilang apa, btw dia gak pake cadar ya. "



                    Nabila Fitria Zahra
                   ( 16 November 2... )

" Ini Nabilah karena gak tau taun kelahiran nya jadi gitu aja nanti juga diperbaiki, dan foto ini anggap saja Nabila, kembaran namanya sama nabilah yang diatas, dia waktu pertama masuk kelas 9, Ra sebangku dengan dia, partner pulang sore dan main, orangnya riwehhh parah, maluan banget, dia pernah suka sama temennya Mi tapi apa daya cuman bisa melihat dan senyum tanpa memiliki raganya. "



                           Nur Azizah 
                  ( 04 Desember 2003 )

" Ini Nur, orangnya cereweeettt banget, riwehhhh pisan wkwkkwk, tau gak dia nunggu orang gak pasti sampe sekarang, ko kuat? Diakuat kuatin buat kuat ya gak nur, orangnya baik, pokonya paling suka deketin Ra sama Mi. "



                      Astried Aprilini


                                  RA


                                  MI

   "Anggap saja ini mi, laki laki beku yang    
       menyebalkan, hay mi apa kabar?"






PERINGATAN!
( Halaman ini belum sempurna)

Older Posts Home

TENTANG AKU

Satu-satunya batasan untuk meraih mimpi kita adalah keragu-raguan kita akan hari ini. Marilah kita maju dengan keyakinan yang aktif dan kuat, maka sukses menunggu di depan...
Kuliner
Travel
Religion

SUBSCRIBE & FOLLOW

POSTINGAN POPULAR

Categories

  • Fashion 3
  • Life 2
  • novel 6
  • Religion 2
  • School 4
  • Story 1

Ruang Iklan

zhransyah24

Copyright © Zahra.
Support by Syabiz Tech